Monday, 1 January 2018

4 STRATEGI PENJUALAN YANG "UNIK" & EFEKTIF DALAM PERANG PEMASARAN

Baca Juga



Strategi penjualan yang "unik" efektif dalam perang pemasaran.Di dalam bisnis akan selalu tetap ada persaingan.Oleh karena itu,seorang pebisnis atau pelaku pemasaran perlu mempunyai persiapan berupa strategi pemasaran agar tidak kalah di dalam persaingan.Karena di dalam usaha bisnis,siapa yang kalah akan menjadi hancur alias bangrut di sebabkan omset penjualan yang semakin menurun dan akhirnya berhenti.

Banyak faktor yang perlu kita antisipasi di dalam pemasaran,khususnya ketika kita baru dalam tahap merintis suatu usaha bisnis.Mungkin Anda adalah seorang pebisnis atau pelaku pemasaran yang sedang mencari cara menjual atau strategi penjualan yang efektif dalam perang pemasaran,agar usaha atau bisnis Anda mampu bertahan bahkan melejit berkembang walau di tengah persaingan yang ketat.

Anda tentu ingin agar usaha bisnis yang baru di rintis bisa sukses dengan cepat dan tak mati karena akibat tidak adanya penjualan atau karena minimnya pendapatan yang di sebabkan terjadinya perang harga untuk menghadapi persaingan yang ketat.Lalu membuat usaha bisnis Anda tak mampu menutupi biaya oprasional setiap saat.Untuk itu Anda perlu mengantisipasinya dengan strategi penjualan yang efektif.

Satu hal yang sangat perlu Anda antisipasi dalam pemasaran adalah timbulnya perang pemasaran atau Marketing Warfare.Perang pemasran,akan bisa berdampak pada turunnya pendapatan atau hilangnya pelanggan,karena beralih untuk membeli dengan pesaing.

Menurut Jack Trout di dalam bukunya menjelaskan bahwa ada empat strategi yang dapat di gunakan dalam menghadapi perang dan persaingan di dalam pemasaran,Empat strategi itu adalah yakni;bertahan,menyerang,mengapit dan bergerilya.

Di sarankan bagi setiap pelaku bisnis di bidang pemasaran,agar menjalankan ke empat strategi penjualan berikut,jika terjadi perang dalam pemasaran.Tetapi,Anda harus menyesuaikannya dengan usaha bisnis yang Anda jalankan.

Mari kita kupas satu persatu bagaimana ke Empat Strategi Penjualan Yang "unik" Dan Efektif Dalam Menghadapi Persaingan Pemasaran:

1.Strategi Bertahan (Defensive)
Strategi ini cocok untuk pemimpin pasar (Perusahaan atau Usaha yang mengusai Pasar).Di dalam strategi ini ada beberapa prinsip yg di lakukan.
Pertama,Strategi bertahan hanya di lakukan oleh pemimpin pasar.Sehingga perusahaan yang pura-pura menjadi pemimpin pasar dengan tujuan pemilihan strategi kemungkinan besar menjadi sebuah upaya 'membunuh diri" atau dengan kata lain perusahaan akan gagal.Sementara itu,pemimpin pasar adalah perusahaan yang telah mendapat tempat di dalam benak konsumen.

Kedua,Strategi defensif terbaik adalah menyerang diri sendiri.Memperkenalkan produk lebih baik daripada menduduki lebih dulu pasar.Bahkan jika produk baru memilki margin keuntungan lebih sedikit dan dapat mengurangi keuntungan jangka pendek,akan justru menyelesaikan tujuan jangka panjang yang lebih penting yakni untuk melindungi pangsa pasar perusahaan.

Ketiga,Pemimpin pasar harus selalu menahan dengan kuat gerakan ofensif yang di lakukan oleh pesaing.Jika pemimpin pasar gagal untuk melakukannya,maka para pesaing dapat menjadi kuat karena telah berurat akar dan secara permanen mampu mempertahankan pasar.

#2.Strategi Menyerang (offensive)
Strategi ini cocok untuk sebuah perusahaan atau usaha yang hendak meningkatkan pangsa pasar atau yang bertahan dengan keuntungan di pasar.Namun dalam beberapa kasus,tidak ada perusahaan yang mungkin cukup kuat untuk tantangan pemimpin pasar dengan strategi offensif.Dalam industri tersebut,pasar pemimpin harus memainkan strategi defensif dan perusahaan yg jauh lebih kecil harus memainkan strategi mengapit atau strategi gerilya.

Dalam strategi ofensif,terdapat beberapa prinsip antara lain:
Pertama,perhatian utama penantang seharusnya pada penguatan posisi pemimpin pasar.bukan kekuatan sendiri penantang dan kelemahan.Dalam hal ini,penantang harus mencari kelemahan dalam kekuatan pemimpin pasar-atau tidak hanya sebuah kelemahan dalam posisi pemimpin pasar.



Kedua,menyerang dari depan sesempit mungkin.Juga menghindari serangan yang luas.Kekuatan posisi pemimpin pasar sangatlah penting karena pemimpin memilki posisi teratas di benak konsumen,dan posisi inilah yang harus di serang.Ketahuilah,sebuah kelemahan dalam kekuatan pemimpin pasar harus di temukan.Dalam arti,menyerang kelemahan apapun tidaklah cukup.

Ketiga,Penantang harus menyerang di area sempit.Umumnya ini berarti satu produk lebih baik daripada berbagai macam produk.Adapun alasan untuk melakukan serangan sempit adalah prinsip kekuatan,serangan sempit dapat memungkinkan penantang untuk berkonsentrasi pada sumber dayanya di daerah sempit,dan mungkin di daerah tersebut menghadirkan lebih banyak kekuatan dari pemimpin pasar.

Sebuah serangan sempit sangat efektif apabila pemimpin telah mencoba semua hal untuk semua orang dengan satu produk.Dalam situasi,penantang dapat mengidentifikasi segmen dalam pemimpin pasar dan menawarkan produk yang hanya melayani segmen tersebut.Penantang kemudian berkesempatan memennangkan posisi dalam benak konsumen untuk kelas produk yang sempit.

Salah satu strategi menyerang yang biasa di jalankan atau di lakukan oleh banyak pebisnis dalam perang pemasaran adalah dengan penawaran harga yang lebih murah atau rendah,atau menjual produk semurah mungkin,di bawah harga yang di tawarkan oleh para pesaing.

#3.Strategi Mengapit (flanking)
Serangan mengapit bukanlah serangan langsung terhadap pemipin pasar,melainkan adalah sebuah serangan di area tertentu di mana pemimpin pasar belum membangun posisi yang kuat.Ada beberapa prinsip terkait dengan strategi mengapit,yakni;

Pertama,Gerakan mengapit yang paling di buat di daerah yang tidak memilki persaingan.Produk harus dalam kategori baru yang tidak bersaing langsung dengan pemimpin pasar dan harus yang pertama menarge tkan segmen pasar.
Kedua,Strategi mengapit harus memiliki unsur "kejutan".Sebuah kejutan penting untuk mencegah pemimpin pasar menggunakan sumber daya yang sangat besar untuk memindahkan counter sebelum momentum keuntungan.Dalam hal ini,yang perlu di perhatikan juga adalah di mana Test pemasaran harus di minimalkan untuk menjaga unsur kejutan.

Ketiga,Sebuah langkah dalam strategi mengapit tidak memerlukan sebuah produk yang benar-benar baru.Tapi sebaliknya,produk hanya perlu cukup berbeda atau unik untuk mengukir posisi sendiri.

Ketahuilah bahwa,Mengapit bukanlah Strategi berisiko rendah.Penerimaan pasar akan produk inovatif tidak di ketahui dengan pasti sehingga test pemasaran harus di jaga agar tetap minimum untuk menjaga unsur kejutan.

4..Strategi Gerilya (Guerrilla)
Pemasaran gerilya cocok untuk perusahaan yang relatif terhadap persaingan,terlalu kecil untuk memulai bergerak menyerang atau mengapit.Ada beberapa prinsip dalam menggunakan strategi gerilya,yakni;
Pertama,Mengidentifikasi segmen yang cukup kecil untuk bertahan.Misalnya ruang lingkup dapat di batasi secara georafis,demografis,oleh industri atau dengan harga.

Kedua,Tidak pernah bertindak sebagai pemimpin,bahkan jika berhasil di dalam serangan gerilya.Perusahaan memakai strategi gerilya harus menahan godaan untuk menyerah pada organisasi yang ramping dan gesit.

Ketiga,Bersiaplah untuk masuk atau keluar dalam waktu singkat.Jika pasar (konsumen) produk tidak atau kurang merespon atau bahkan responnya negatif,gerilyawan harus keluar dengan cepat dari pada menghabiskan sumber daya.Dengan keluar lebih cepat berarti menghindari kerugian yang lebih besar.Begitupun sebaliknya,gerilyawan dapat merespon lebih cepat terhadap peluang pasar tanpa bukan menghabiskan waktu yang lama menunggu analisa komite.

Ide pemasaran gerilya adalah untuk mengarahkan sumber daya ke area yang terbatas,menggunakan prinsip kekuatan untuk memenangkan daerah itu.Industri-industri gerilya menargetkan industri tertentu menggunakan pemasaran vertikal untuk menyesuaikan produk pada kebutuhan khusus dari industri tersebut.Produk gerilyawan harus menawarkan produk yang unik yang ada di pasar kecil.

Kesimpulan
Menjalankan strategi penjualan,seharusnya di sesuaikan dengan kondisi pasar atau situasi persaingan yang sedang terjadi.

Sebaiknya,jangan terburu-buru untuk untuk ikut dalam perang pemasaran,khususnya perang discon murah,atau menjual lebih murah,cobalah dulu untuk menggunakan strategi lain,misalnya,memberikan layanan purna jual.Karena layanan purna jual adalah merupakan salah satu strategi yang ampuh dalam meningkatkan penjualan tanpa harus memberikan diskon murah atau menjual dengan harga lebih murah. 

Demikianlah pembahasan tentang Strategi penjualan yang efektif dalam menghadapi persaingan/perang dalam pemasaran.Semoga bermanfaat.

Baca Juga :


0 komentar:


10 Wanita Seksi Ini Terdaftar Sebagai Wanita Tersukses Di Dunia

Kesulitan dengan modal usaha? Ini dia Solusi mengatasinya

Rahasia Sukses Terbesar

Rahasia Sukses Terbesar
Mau memoerbaiki nasib? Ini Dia 34 Rahasia Memperbaikinya

Popular Posts